Layangan Sering Sebabkan Pemadaman Listrik, Ini himbauan PLN UID Bali ke Masyarakat

0
178
Manager Komunikasi PT PLN UID Bali, I Made Arya
Manager Komunikasi PT PLN UID Bali, I Made Arya. Sumber foto: den/ub

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Bali meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam bermain layang-layang demi kenyamanan sesama.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Manager Komunikasi PT PLN UID Bali, I Made Arya, dalam jumpa pers yang digelar di Warung Jepun, Renon, Kota Denpasar, pada Selasa 27 Juni 2023 siang.

Made Arya mengatakan, datangnya musim layang-layang seperti saat ini, PLN UID Bali menganjurkan untuk bermain layangan di tempat yang aman. Karena acap kali layangan nyangkut di jaringan listrik, yang tentu saja merugikan banyak pihak. Paling banyak mengalami gangguan jaringan kelistrikan mulai dari Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Bali pada Triwulan II 2023 Tumbuh Lebih Tinggi

“Jika layang-layang tersangkut di jaringan listrik dapat menyebabkan pemadaman dan mengganggu pasokan listrik di tempat tempat penting seperti rumah sakit, bandara dan objek vital nasional,” kata Manager Komunikasi PT PLN UID Bali tersebut.

Dari tahun 2021 PLN sudah menurunkan layang-layang yang tersangkut di kabel sebanyak 318 dengan jumlah gangguan sebanyak 65 kali. Sedangkan pada tahun 2022 sebanyak 168 dengan 28 kali gangguan. Dan pada bulan Juni 2023 sudah mencapai angka 213 dengan jumlah gangguan 27 kali yang diakibatkan oleh layang-layang.

Baca Juga:  Angkut Ribuan Wisatawan Asing, Kapal Pesiar Super Jumbo Bersandar di Pelabuhan Benoa

Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk meminimalisir gangguan listrik akibat layang – layang, PLN juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk bersama – sama mengingatkan masyarakat untuk bermain layang – layang dengan tertib dan aman.

“PLN bukan anti layang-layang, tidak lo yaa! PLN itu sahabat layang-layang, namun harus di tempat yang aman seperti di lapangan yang jauh dari gangguan,” ucapnya.

Baca Juga:  Festival Imlek dan Cap Go Meh Dipusatkan di Sentra Tenun Jembrana

Terakhir, dirinya mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kepada PLN jika menemukan potensi bahaya pada jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.(den/ub)