Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan pada Budidaya Ikan Air Tawar

0
173

UPDATEBALI.com, Denpasar – Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat berupa Pelatihan Pembuatan Pakan pada Budidaya Ikan Air Tawar yang dilaksanakan di Desa Adat Peladung, Kelurahan Padangkerta, Kabupaten Karangasem. Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Ketua Kelompok Budidaya Poktan Sari, I Made Dwi Mardana, Kepala Lurah Padang Kerta, Ni Kadek Dwi Kartini S.STP, M.Si. dan Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Prof.Dr.Ir. I Wayan Artana MS. Dan diikuti oleh 50 orang yang berasal dari kelompok Poktan Sari Organik Minggu.(5/12/2021)

Baca Juga:  54 Wartawan ikuti UKW Dewan Pers-ANTARA di Denpasar

Penyampaian materi melibatkan dua narasumber yang merupakan dosen dari Fakultas Kelautan dan Perikanan yaitu  Ayu Putu Wiweka Krisna Dewi, S.ST.Pi., M.P. yang menyampaikan materi “Pakan Ikan Alternatif� dan  Gde Raka Angga Kartika,S.Pi.,M.P. tentang “Penggunaan Probiotik untuk Efisiensi Pakan Ikan�.

Masyarakat yang mengikuti pelatihan menyampaikan beberapa permasalah mengenai cara menekan biaya operasional budidaya yang lebih terfokus pada biaya pakan. Selain itu, banyak masyarakat yang menanyakan tentang pakan ikan yang bisa menjadi pakan alternatif di kemudian hari. Setelah sesi diskusi, dilakukan demonstrasi pembuatan pakan ikan air tawar oleh Ayu Putu Wiweka dan Gde Raka

Baca Juga:  Pjs Bupati Bangli Tegaskan Netralitas ASN, Siap Sambut Pilkada Serentak

Acara terakhir ditutup dengan penyerahan 1000 benih ikan nila, 5 sak pakan ikan, probiotik, masker, dan slop tangan kepada ketua budidaya Poktan Sari Organik yang diserahkan langsung oleh Dekan FKP Unud.

“Kedepannya Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) akan terus bekerja sama dalam pembinaan masyarakat sehingga hasil penelitian dari dosen-dosen FKP dapat diaplikasi pada masyarakat serta meningkatkan sektor perekonomian,” ujar Dekan FKP Unud.(ub)

Baca Juga:  Rotary Club Sumbangkan 700 Cup Loloh Imune untuk Pasien Covid 19 di 2 Isoter di Kota Denpasar