Cegah Stres, Warga Binaan Lapas Tabanan Diterapi

0
166

UPDATEBALI.com, TABANAN – Menjalani masa tahanan tentunya kerap membuat warga binaan pemasyarakatan (WBP) mudah mengalami stres. Mencegah hal itu terjadi, Lapas Kelas II B Tabanan memberikan layanan terapi bagi narapidana.

Kalapas Kelas II B Tabanan, Budiman Kusumah mengatakan program terapi bagi narapidana ini lebih dikenal dengan sebutan Tehrina (terapi narapidana). Program yang bekerjasama dengan fakultas kedokteran Universitas Udayana ini sudah berjalan 3 bulan. Terbukti sejak program dijalankan, narapidana lebih rileks. Bahkan ada 11 narapidana yang didampingi lebih intens untuk diajak berkonsultasi.

Baca Juga:  Terpilih Secara Aklamasi, Suyasa Kembali Nahkodai PSSI Buleleng

“Minimal bisa mendamaikan pikiran para narapidana yang menjalani masa hukuman, apalagi kondisi lapas memang over 300 persen,”ucapnya, Rabu (17/8).

Stres yang dialami narapidana biasanya kerap melamun, ada yang tidak fokus, bahkan ada yang tidak respek terhadap kejadian yang ada di depan mereka.

Dalam program ini narapidana diberikan kegiatan mulai dari sosialisasi terapi oleh psikiater, konseling individu dan mengikuti kegiatan yoga. “Sekarang dari 197 ada 11 orang napi diberikan terapi secara mendalam. Bahkan ada yang sampai diberikan obat,” jelasnya. (den/ub)