Waspada! Intensitas Hujan Tinggi Akibatkan Bencana Alam dan Lakalantas

0
190

UPDATEBALI.com, TABANAN – Dari data yang dihimpun, ada enam kejadian bencana alam tanah longsor dan pohon tumbang yang dilaporkan akibat intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi dua hari ini. Seperti di kecamatan Selemadeg Barat, longsor dan pohon tumbang terjadi di jalan banjar Dinas Delod Ceking, desa Lumbung Kauh Kecamatan Selemadeg Barat.

Tanah longsor juga terjadi di kecamatan Marga, tepatnya senderan kuburan desa adat Marga. Dimana Senderan kuburan desa adat Marga mengalami penggerusan atau longsor setinggi 10 meter dan panjang longsor 20 meter. Dengan kerugian diperkirakan Rp 40 juta.

Baca Juga:  Semangat Brotherhood, Bikers Honda Bali Bersiap untuk Honda Bikers Day 2024

Longsor juga terjadi di jalan yang menghubungkan desa pangkung Nyuling menuju banjar tapesan mengwi. Dimana untuk penanganan pembersihan tanah longsor di lokasi menggunakan mesin pompa air.

Selain longsor, kejadian pohon tumbang juga terjadi disejumlah titik seperti di jalan desa Buahan, Tabanan yang menutupi setengah badan jalan.

Tumbangnya pohon boni dikarenakan hujan deras itu juga lantaran kondisi kayu sudah lapuk. Pohon tumbang juga terjadi di perumahan taman beji desa Beda, Tabanan. Dan ada juga pohon tumbang di jalan utama desa Wanasari atau akses jalan menuju kecamatan Penebel.

Baca Juga:  Presiden: Pemerintah Berupaya Menahan Harga Pertalite Tak Naik
bencana alam tabanan
Kejadian Bencana Alam dan Lakantas di
Tabanan. sumber foto : ist

Beruntung dalam kejadian bencana baik longsor maupun pohon tumbang tersebut tidak sampai memakan korban jiwa.

“Setelah mendapat laporan, petugas TRC BPBD sudah turun langsung melakukan penanganan sehingga yang sebelumnya sempat menutup akses jalan dalam waktu singkat sudah bisa normal kembali dilewati kendaraan,�beber Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika, Selasa (12/7/2022).

Disisi lain, hujan deras juga mengakibatkan sejumlah kejadian lakalantas. Bahkan korbannya ada yang meninggal dunia di lokasi kejadian. Seperti yang terjadi di wilayah kecamatan Selemadeg, tepatnya di jalan nasional Jurusan Gilimanuk-Denpasar atau di desa Lalanglinggah.

Baca Juga:  Kenali Macam Gejala Cacar Monyet yang Tak hanya Ruam

Hanya saja untuk penanganannya dilakukan oleh Polsek Selemadeg. Dimana lakalantas sepeda motor dengan mobil ini terjadi sekitar pukul 09.30 wita. Berawal dari kendaraan roda dua yang dikendarai Ahmad Syahroji (42) warga Banyuwangi melintas dari arah Gilmanuk menuju arah Denpasar.

Namun setibanya di TKP, diduga kondisi jalan licin akibat sebelumnya diguyur hujan lebat, kendaraannya tiba-tiba terjatuh dan tergelincir hingga menabrak mobil yang datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Akibat benturan keras, pengendara motor inipun meninggal ditempat. (den/ub)