spot_img
spot_img
BerandaBaliMahasiswa ITB STIKOM Bali Ikut dalam Pawai PKB ke-44 dengan Menampilkan Labuh...

Mahasiswa ITB STIKOM Bali Ikut dalam Pawai PKB ke-44 dengan Menampilkan Labuh Gentuh

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Siapa bilang mahasiswa ITB STIKOM Bali hanya jago utak atik komputer, laptop, Ipad atau smartphone? Ini buktinya. Datang dan saksikan penampilan para mahasiswa ITB STIKOM Bali dalam pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-44, Minggu besok di depan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pukul 14:00 – selesai.

Sedikitnya 135 penari terlibat dalam kegiatan. Mereka adalah anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Tradisional dan UKM Tabuh dibawah bimbingan dua dosennya, I Gede Putra Mas Yusadara, S.Kom, M.Kom, dan Putu Setyarini, S.Sn, M.Sn. I Gede Putra Mas Yusadara atau akrab dipanggila Demas Yusadara, mengatakan 135 mahasiswanya siap memberikan yang terbaik dalam pawai akbar tersebut dengan menampilkan pagelaran kolosal Labuh Gentuh.

Baca Juga:  Sekda Buleleng Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pembangunan

“Kami sudah latihan maksimal hampir sebulan penuh dan siap tampil besok,� kata Demas Yusadara usai gladi bersih pembukaan PKB ke-44 di depan Monumen Bajra Sandhi Renon, Sabtu (11/6/2022) sore.

Dalam catatan media ini, penampilan mahasiswa ITB STIKOM Bali dalam pawai PKB adalah untuk kali ketiga dan selalu mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat.

Mahasiswa ITB
Mahasiswa ITB STIKOM Bali Pentaskan Labuh Gentuh dalam Pawai PKB ke-44. sumber foto :Humas ITB Stikom

Untuk PKB ke-44 ini mahasiswa ITB STIKOM Bali akan menampilkan pagelaran kolosal Labuh Gentuh, sebagai presentasi upacara kurban “Bhuta Yadnya” yang bertujuan untuk mengharmoniskan hubungan manusia dengan alam melalui upacara “Danu Kerthi”, guna menjaga kesucian berbagai sumber air dan sungai yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memohon keselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewa Wisnu.

Baca Juga:  Empat Jenazah KM Cahaya Arafah Ditemukan Tim SAR

Upacara “Bhuta Yadnya” ini selain untuk menetralisir kekuatan “Bhuta Kala”, mengharmoniskan hubungan manusia dengan alamnya, juga diharapakan dengan pelaksanaan upacara Labuh Gentuh ini dimohon agar Ida Sang Hyang Widhi Wasa menganugerahkan sumber air tawar yang cukup sehingga kesuburan tanah terpelihara untuk kehidupan umat manusia.

Gladi
Para penari mahasiswa ITB STIKOM Bali sedang gladi bersih pembukaan PKB ke-44. sumber foto : Humas ITB Stikom

Karya ini didukung oleh 135 penari – seluruhnya mahasiswa ITB STIKOM Bali- dengan menampilkan figur ogo-ogoh yang menggambarkan Dewa Wisnu sebagai Dewa Air, pemelihara dan pelindung alam semesta beserta isinya. Selain itu, para peserta akan menampilkan sesajen kelengkapan ucapara, diikuti penari perempuan dan pria untuk menetralisir (nyomia) kekuatan “Bhuta Kala” agar tidak mengganggu manusia.

Baca Juga:  Nengah Suriata Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dalam Promosi Doktor Ilmu Hukum FH Unud
Gladi
Para penari mahasiswa ITB STIKOM Bali sedang gladi bersih pembukaan PKB ke-44. sumber foto : Humas ITB Stikom

Penata artistik pegelaran ini adalah Dr. Swasti Widjaja Bandem, SST, M.Hum, didukung oleh Pande Gde Eka Mardiana, S.Sn, M.Sn sebagai penata tabuh dan Putu Setyarini, S.Sn, M.Sn sebagai penata tari. Pagelaran ini diiringi gamelan Adhi Merdangga, sebuah ansambel besar yang diciptakan tahun 1984 oleh ASTI Denpasar dibawah sutradara Prof. Dr. I Made Bandem, MA, Rektor ASTI Denpasar kala itu, Adhi Merdangga ini beberapa kali tampil di Istana Negara Jakarta dalam upacara 17 Agustus saat penurunan bendera merah putih dan saat SEA Games di Jakarta. (ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments