Jelang Galungan dan Kuningan, Pedagang Bambu Penjor Musiman Mulai Bermunculan

0
350

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Menjelang Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan bagi umat beragama Hindu biasanya membuat serta mendirikan penjor sehari sebelum Hari Raya Galungan.

Biasanya banyak pedagang bambu dan perlengkapan penjor musiman yang berjualan di setiap ruas jalan.

Seperti halnya Ni Nyoman Yadnya yang juga pedagang bambu beserta perlengkapan penjor menjelaskan bahwa dirinya mengambil bambu dari pengepul dengan jumlah banyak sehingga dirinya mampu menjual bambu dengan harga Rp.35.000 Rupiah.

Baca Juga:  Bupati Tamba Buka Jembrana Hadrah Festival Bupati Cup, Dukung Pelestarian Seni Musik Islami

“Jujur tyang (saya) ngambil bambu ini dari pengepul dengan jumlah banyak, jadi saya berani jual dengan harga Rp.35.000 Rupiah semua “pukul rata” baik ukuran bambu besar atau kecil,” jelas Yadnya pada Rabu (1/6/2022).

Perlengkapan penjor
Toko Yadnya “Putri Rejeki” penjual perlengkapan upacara keagamaan. Sumber foto : den/ub

Nyoman Yadnya menambahkan untuk perlengkapan penjor dirinya menjual mulai dari harga Rp.25.000 – Rp.125.000 tergantung ukuran hiasan penjor.

Baca Juga:  DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan Perkuat Soliditas Melalui Pendidikan Politik dan Konsolidasi Kader

Ia berharap perayaan Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan gumi (bumi) Bali shanti (damai) serta dharma (kebaikan) menang melawan adharma (keburukan).

Toko Yadnya “Putri Rejeki” yang beralamat di Jln. Patih Nambi I Blok B2 Ubung Kaja, Denpasar Utara, menjual berbagai perlengkapan upacara agama serta perlengkapan penjor dalam menunjang hari Raya Galungan dan Kuningan.(den/ub)