Kemenparekraf Serahkan Revitalisasi Toilet Pantai Kuta di Bali

0
154

UPDATEBALI.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyerahkan pilot project (proyek percobaan) revitalisasi toilet di Pantai Kuta, Bali, kepada pemangku kepentingan setempat.

“Harapan kami, apa yang sudah kita bangun akan terus berkelanjutan dan pihak industri serta pemda (pemerintah daerah) dapat bekerja sama untuk mewujudkan toilet bersih kualitas hotel bintang lima di destinasi,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Vinsensius Jemadu dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (15/10/2021)

Baca Juga:  Tingkatkan SDM dan Promosikan Pariwisata Bali, WTN Segera Gelar Pertemuan KTT dengan 128 Negara

Ia menjelaskan, pada 2022, program revitalisasi toilet akan dilanjutkan di Kuta Bali sebagai percontohan untuk daerah lainnya.

Penyerahan itu menandakan bahwa pengerjaannya telah selesai dan siap dimanfaatkan oleh para pengunjung yang berwisata ke Pantai Kuta.

Program revitalisasi toilet telah diluncurkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada 17 Maret 2021.

Baca Juga:  PLN Berikan Diskon 50 Persen Tarif Listrik untuk Pelanggan Daya 2.200 VA ke Bawah hingga Februari 2025

Kegiatan revitalisasi toilet merupakan kolaborasi Kemenparekraf dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) serta industri sanitasi dalam menghadirkan toilet yang nyaman bagi wisatawan.

Juga memenuhi unsur kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan lingkungan yang menjadi perhatian utama wisatawan pascapandemi.

Jemadu juga menyampaikan bahwa saat ini ranking Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) Indonesia berada di urutan 102 dari 140 negara dalam aspek health and hygiene.

Baca Juga:  Pura Mandara Giri Semeru Agung Jadi Titik Temu Kebersamaan, Pemkab Badung Perkuat Persaudaraan Hindu

Karena itu, dikatakan program revitalisasi toilet di destinasi ini sangat tepat sasaran dan tepat manfaat.

Mulai tahun ini, lanjutnya, pelatihan pengelolaan toilet di destinasi sudah masuk dalam menu Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Pariwisata sehingga diharapkan toilet yang ada di destinasi tidak lagi terkesan kumuh dan kotor. (updatebali/antara)