Danau ” Dendam Tak Sudah ” Ramai Didatangi Pengunjung

0
308

UPDATEBALI.com, Kota Bengkulu – Pada hari ke dua Idul Fitri 1443 Hijriah puluhan masyarakat yang berasal dari luar wilayah Kota Bengkulu mendatangi objek wisata Danau Dendam Tak Sudah.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Kabupaten Bengkulu Utara, Rasmuna di Bengkulu, Selasa(03/5/2022) mengatakan bahwa dirinya datang ke Bengkulu untuk mengunjungi Danau Dendam sebab sudah dua tahun objek wisata ditutup akibat pandemi COVID-19.

“Saya dan keluarga pergi pagi-pagi ke Kota Bengkulu untuk mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Kota Bengkulu,” kata Rasmuna.

Baca Juga:  Gubernur Minta Bantuan Rumah Warga Nusa Penida Terealisasi Awal 2022

Sebab, jika dirinya dan keluarga datang pada siang hari maka akan terjebak macet serta lokasi wisata yang akan di kunjungi ramai dengan pengunjung dari wilayah lainnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Andri warga Kabupaten Kepahiang, bahwa dirinya ke Bengkulu menggunakan sepeda motor untuk mendatangi objek wisata yang ada di Kota Bengkulu.

Baca Juga:  Bupati Tamba Siap Fasilitasi Masyarakat Gilimanuk Perjuangkan Sertifikat Hak Milik

“Saya dari Kabupaten Kepahiang ingin jalan-jalan ke Bengkulu salah satunya di Danau Dendam Tak Sudah untuk istirahat sekaligus juga melihat keindahan danau,” ujarnya.

Pada perayaan lebaran tahun ini, dia mengakui sangat gembira sebab dapat merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah dengan mengunjungi objek-objek wisata di Bengkulu.

Karena dua tahun sebelumnya pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik dan objek-objek wisata ditutup guna menghindari penyebaran COVID-19.

Baca Juga:  Kombinasi Menu Penting untuk Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan

“Tentunya kita sangat senang, kita sudah lama menunggu-nunggu kapan objek wisata saat musim lebaran akan dibuka kembali,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni meminta masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti menggunakan masker agar terhindar dari penyebaran dan menciptakan cluster baru COVID-19.

Sebab saat ini kasus COVID-19 di Provinsi Bengkulu mulai melandai, meskipun saat ini kasus aktif hanya 60 pasien.(ub/antara)