Citra Satelit Perlihatkan Kuburan Massal di Bucha Ukraina

0
181

UPDATEBALI.com, Kiev – Gambar-gambar dari satelit menunjukkan adanya parit sepanjang 45 kaki (13,7 meter) yang digali di lahan gereja di mana kuburan massal ditemukan pekan ini setelah pasukan Rusia meninggalkan kota Bucha, Ukraina.

Wartawan Reuters yang mengunjungi Bucha pada Sabtu (2/4) melihat mayat-mayat tergeletak di jalan-jalan kota itu, yang berjarak 37 km dari ibu kota Kiev.

Baca Juga:  Vaksin 'booster' Dapat Kurangi Pasien Rawat Inap

Sebuah kuburan massal di sebuah gereja masih terbuka, tangan dan kaki korban terlihat menyembul dari tanah liat merah yang ditumpuk di atasnya.

Ukraina pada Minggu (3/4) menuduh Rusia melakukan “pembantaian” di Bucha, salah satu kota yang direbut kembali oleh tentara Ukraina ketika pasukan Rusia pergi untuk bertempur di wilayah timur.

Baca Juga:  Dua roket Rusia Hantam Stasiun Kereta Jalur Evakuasi Ukraina

Rusia membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai “provokasi” Ukraina.

Perusahaan AS Maxar Technologies, yang mengumpulkan dan menerbitkan citra-citra satelit Ukraina, mengatakan tanda-tanda pertama penggalian kuburan massal di Gereja St. Andrew & Pyervozvannoho All Saints terlihat pada 10 Maret.

“Liputan lebih mutakhir pada 31 Maret memperlihatkan kuburan itu dengan parit sepanjang 45 kaki di bagian barat daya lahan dekat gereja itu,” kata Maxar.

Baca Juga:  Kasus Positif COVID-19 Pemain PSG Bertambah jadi Lima Orang

Reuters belum dapat memverifikasi gambar-gambar tersebut. Belum jelas pula apakah gambar-gambar yang disiarkan Maxar berasal dari gereja yang sama dengan yang dikunjungi Reuters pada Sabtu.

Wali Kota Bucha mengatakan 300 warganya telah tewas selama kota itu diduduki oleh Rusia. (ub/ant)