
UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, memilih Kabupaten Buleleng sebagai lokasi studi tiru pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP).
Buleleng dinilai berhasil dalam perencanaan, penataan, hingga operasional MPP.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng, Selasa, 3 November 2026.
Rombongan Pemkab Blitar dipimpin Bupati Blitar, H. Rijanto, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Pemerintahan, Sekda, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Blitar.
Bupati Blitar H. Rijanto mengatakan, Kabupaten Buleleng dipilih karena dinilai memiliki MPP yang baik, mulai dari perencanaan, penataan, hingga pelaksanaannya. Melalui studi tiru tersebut, ia berharap pembangunan MPP di Kabupaten Blitar dapat dimulai tahun depan.
“Kami datang ke Buleleng untuk belajar. MPP Buleleng ini sudah bagus, kami ingin meniru bagaimana perencanaan sampai operasionalnya, agar tahun depan kami bisa membangun MPP di Blitar,” ujar Rijanto.
Selain mempelajari pengelolaan MPP, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan historis antara Buleleng dan Blitar. Melalui pertemuan FKUB kedua daerah, diharapkan terjalin pertukaran pengalaman mengenai toleransi beragama yang dapat diterapkan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pemkab Blitar. Ia menjelaskan, MPP Buleleng dibangun sekitar tiga tahun lalu dan berlokasi di Lantai 3 Gedung Pasar Banyuasri.
“MPP Buleleng ini sudah berjalan sekitar tiga tahun. Saat ini ada sekitar 152 jenis layanan dari OPD dan juga instansi vertikal lainnya yang terlayani di sini,” jelas Supriatna.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan wawasan baru bagi Pemkab Blitar dalam membangun MPP sebagai pusat pelayanan publik terpadu yang lebih baik.
Setelah pertemuan di Kantor Bupati Buleleng, rombongan Pemkab Blitar dijadwalkan meninjau langsung MPP di Gedung Pasar Banyuasri untuk melihat proses pelayanan kepada masyarakat.(adv/updatebali)


