
UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin monitoring pembangunan fisik di Kecamatan Nusa Penida, Selasa, 27 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah untuk memastikan proyek strategis memenuhi standar kualitas dan target waktu yang ditetapkan.
Rombongan meninjau sejumlah lokasi, di antaranya pembangunan Rumah Dinas Kantor Polsubsektor Nusa Penida, rehabilitasi ruang kelas SDN 3 Ped dan TKN Desa Bunga Mekar, serta pemeliharaan berkala beberapa ruas jalan utama, yakni Telaga–Klumpu, Toyapakeh–Sebunibus, dan Sakti–Penida.
Peninjauan juga meliputi pengembangan jaringan distribusi air bersih dan sambungan rumah (SR) di Desa Pejukutan yang kini telah berfungsi dan mengalirkan air. Selain itu, rombongan memantau pelebaran jembatan dan peningkatan akses jalan menuju destinasi wisata, seperti Broken Beach dan Sampalan–Toyapakeh.
Usai peninjauan, Bupati Satria mengapresiasi progres sebagian besar proyek yang berjalan lancar. Ia berharap pelebaran jembatan dan perbaikan drainase jalan di kawasan Sampalan dapat mengatasi persoalan banjir di wilayah tersebut.
Meski demikian, Bupati menyoroti keterlambatan pembangunan Gedung CSSD dan Laundry RSUD Gema Santi. Ia juga menyayangkan pihak pemborong yang tidak hadir di lokasi saat inspeksi mendadak berlangsung.
“Kami akan segera berkomunikasi dengan pihak pemborong. Sanksi dan denda keterlambatan pasti akan kami berlakukan sesuai aturan, dan tahapan peringatan pun telah kami layangkan sebelumnya,” tegas Bupati Satria.
Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan percepatan pembangunan infrastruktur di Nusa Penida terus dilakukan, meliputi akses jalan, penyediaan air bersih, dan fasilitas pendukung lainnya.
Upaya ini diarahkan untuk mewujudkan pemerataan infrastruktur yang dapat menopang pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan tersebut.(yud/updatebali)


