Sekda Surya Suamba Minta Pendataan PBB-P2 Lebih Presisi, 40 Pegawai Bapenda Ikuti Diklat

0
20
Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10).
Sekda Surya Suamba membuka Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin (26/10). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memperkuat pengelolaan keuangan daerah sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Penilaian Optimalisasi Pendapatan Daerah Sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2026 oleh Sekda Badung IB. Surya Suamba di Ruang Hybrid Lantai III Gedung BDK Denpasar, Senin, 26 Oktober 2026.

Pelatihan yang merupakan hasil kerja sama BKPSDM Badung dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar ini diikuti 40 peserta dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung.

Baca Juga:  Fraksi DPRD Bali Sampaikan Pandangan Umum RAPBD 2025

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam menggali potensi pajak, memperbarui basis data, serta mengoptimalkan sistem pemungutan untuk mendukung kemandirian fiskal daerah. Pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Sekda Badung IB. Surya Suamba menekankan pentingnya ketepatan pendataan di lapangan. Ia menyoroti adanya tantangan berupa perbedaan kondisi fisik bangunan dengan luas bangunan yang tercatat dalam basis data PBB-P2.

Baca Juga:  Siswa Mendoyo Seberangi Sungai ke Sekolah karena Akses Putus

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan strategi pengelolaan serta penilaian pajak yang presisi di lapangan. Pendataan dan pendataan PBB-P2 yang optimal akan menguatkan pendapatan daerah, yang hasilnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Badung,” ujar Surya Suamba.

Sekda juga mendorong pemanfaatan teknologi dan penguatan sinergi lintas instansi, termasuk melalui integrasi sistem pendataan tata ruang dan perizinan. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah proses verifikasi tanpa menyulitkan masyarakat maupun investor.

Baca Juga:  Sekda Badung Lepas Kegiatan Fun Run Indomaret 2024 di Pantai Kuta

Sementara itu, Kepala BDK Denpasar Rakhmindyarto menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali aparatur dengan teknik penilaian dan pemetaan, serta memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugas.

Para peserta akan mendapat bimbingan langsung dari tenaga ahli, di antaranya Penilai Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Bali Susiana Rahmawati dan Kepala Seksi Pengawasan IV KPP Pratama Badung Utara Koharudin Abdillah.(den/updatebali)