
UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemkab Jembrana terus mendorong modernisasi pertanian sebagai langkah strategis untuk mendongkrak hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI. Penyerahan bantuan berlangsung di Agro Techno Park (ATP), Banjar Pangkung Tanah, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, pada Jumat 23 Oktober 2026.
Penyerahan bantuan Alsintan ini dilanjutkan dengan aksi panen labu bersama kelompok tani setempat, yang mencatatkan hasil panen melimpah hingga mencapai total 35 ton.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat secara langsung kepada para kelompok tani penerima bantuan. Ia berharap sarana pertanian yang diserahkan dapat difungsikan secara optimal untuk menunjang pengerjaan lahan.
“Saya menyampaikan selamat kepada kelompok tani yang hari ini menerima traktor. Harapan saya, bantuan ini dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh anggota kelompok,” ujar Bupati Kembang Hartawan.
Ia menambahkan bahwa penyerahan 5 unit traktor hari ini melengkapi penyerahan 10 unit traktor yang telah disalurkan beberapa bulan sebelumnya.
Anggota DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, yang turut hadir menyerahkan bantuan menekankan pentingnya kegigihan dan partisipasi aktif masyarakat dalam memperjuangkan aspirasi pembangunan di tingkat pusat. Menurutnya, skema penyaluran bantuan saat ini sangat bergantung pada usulan dari masyarakat sehingga bantuan turun benar-benar yang dibutuhkan masyarakat.
“Jembrana ini memang luar biasa, gigih sekali. Sekarang tidak ada lagi program-program yang seperti dulu diluncurkan pusat begitu saja. Semua berawal dari aspirasi, tanpa kita usulkan dan kawal, tidak akan ada,” ungkap Adi Wiryatama.
Ia juga menegaskan akan melakukan evaluasi dan pemantauan langsung terhadap pemanfaatan Alsintan tersebut di lapangan dalam waktu enam bulan mendatang.
“Kepada para petani yang dapat bantuan, saya akan cek traktor ini. Harus sudah rusak karena memang dipakai (bekerja). Kalau rusak karena diam di tempat, saya ambil dan pindahkan ke tempat lain yang mau memakainya. Enam bulan lagi saya cek. Tolong dipergunakan sebaik-baiknya agar asas manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Putu Eka Arta, menjelaskan bahwa penyerahan Alsintan merupakan bagian dari strategi Pemkab Jembrana dalam memperkuat sarana prasarana serta efisiensi usaha tani berbasis teknologi.
“Dukungan Alsintan merupakan salah satu upaya untuk membantu petani menghadapi tantangan sektor pertanian, seperti keterbatasan tenaga kerja dan kebutuhan pengolahan lahan yang lebih cepat serta efektif. Langkah ini sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan di Jembrana,” jelas Eka Arta.
Ia melaporkan, bantuan yang diserahkan berupa 5 unit traktor singkal roda dua bermerek Yanmar dengan daya 8,5 HP. Adapun lima kelompok tani penerima bantuan tersebut yakni Kelompok Tani Mekarsari (Desa Warnasari), Kelompok Tani Sri Dharma Kerti (Desa Tukadaya), Kelompok Tani Kerta Buana (Desa Manistutu), Kelompok Tani Bhuana Sari (Desa Tukadaya) dan Kelompok Tani UPJA Warna Kerti (Desa Tukadaya).
Eka Arta meminta agar bantuan ini dikelola untuk kepentingan bersama sehingga dapat mengurangi beban kerja seluruh seluruh anggota kelompok.
“Kami berharap bantuan Alsintan ini dikelola secara terbuka dan mengutamakan kepentingan bersama seluruh anggota kelompok, sehingga keberadaan traktor benar-benar mengurangi beban kerja petani dan meningkatkan efisiensi usaha tani,” pungkasnya.(yud/updatebali)


