Perkuat Kerukunan di Buleleng, Bupati Sutjidra Ajak Muslimat NU Jaga Semangat Kebersamaan

0
15
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak Muslimat NU memperkuat peran perempuan, menjaga kerukunan, dan bersinergi dengan pemerintah dalam membangun keluarga tangguh serta masyarakat yang sejahtera.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengajak Muslimat NU memperkuat peran perempuan, menjaga kerukunan, dan bersinergi dengan pemerintah dalam membangun keluarga tangguh serta masyarakat yang sejahtera. Sumber foto : Humas Buleleng/updatebali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendorong Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Buleleng untuk terus meningkatkan peran dalam pemberdayaan perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, mendukung pendidikan generasi muda, serta mengembangkan kegiatan sosial dan keagamaan.

Peran tersebut dinilai penting untuk mewujudkan masyarakat Buleleng yang rukun, harmonis, dan sejahtera.

Hal itu disampaikan Sutjidra saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Minggu, 18 Oktober 2026.

Sutjidra mengatakan, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta membangun bangsa. Nilai-nilai perjuangan tersebut, menurutnya, perlu diwariskan kepada generasi muda melalui penguatan pemahaman agama, pembentukan akhlak mulia, dan penanaman wawasan kebangsaan.

Baca Juga:  205 Orang Warga Binaan Lapas IIB Singaraja Terima Remisi di Hari Kemerdekaan ke-77 RI

“Santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga berakhlak mulia, berwawasan kebangsaan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Sutjidra.

Pada kesempatan itu, Sutjidra juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Buleleng yang dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian.

Menurut Sutjidra, Muslimat NU memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat, terutama melalui program pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, pendidikan generasi muda, serta pelayanan sosial dan keagamaan. Ia berharap kontribusi organisasi tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat.

Baca Juga:  Badung Raih Dua Penghargaan Desa Wisata di Ajang Trisakti Tourism Award 2021

“Muslimat NU Kabupaten Buleleng diharapkan terus berkontribusi nyata dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sutjidra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persaudaraan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah keberagaman Kabupaten Buleleng. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan yang maju dan berkelanjutan.

Baca Juga:  DWP Badung Sambut Hangat Kunjungan DWP Kampar, Kolaborasi dan Pertukaran Pengalaman Jadi Sorotan

“Mari kita jaga semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Buleleng. Dengan kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kita dapat mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan,” ajak Sutjidra.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional dan pelantikan pengurus Muslimat NU tersebut, Sutjidra berharap semangat pengabdian para santri dan kader organisasi terus tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.

Ia juga berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tugas organisasi dengan baik, menjaga kebersamaan, dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Buleleng.(adv/updatebali)