Hadiri Karya di Tembuku, Gubernur Koster Tekankan Pembangunan Bali Harus Beri Manfaat Nyata

0
47
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Karya di Pura Dadia Gelgel Aan, Bangli, sekaligus menegaskan komitmen membangun Bali, menjaga kedekatan dengan masyarakat, dan memastikan distribusi BBM berjalan lancar.
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Karya di Pura Dadia Gelgel Aan, Bangli, sekaligus menegaskan komitmen membangun Bali, menjaga kedekatan dengan masyarakat, dan memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Sumber foto : Humas Pemprov Bali/updatebali

UPDATEBALI.com, BANGLI – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Karya Tawur Malik Sumpah, Ngenteg Linggih lan Mendem Pedagingan di Pura Dadia Gelgel Aan, Manikaji, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kehadiran Gubernur Koster disambut hangat oleh krama pengempon pura. Turut hadir Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Budiutama, serta anggota DPRD Kabupaten Bangli Sang Nyoman Wijaya.

Dalam kesempatan tersebut, Koster menyampaikan rasa syukur karena dapat bertemu langsung dengan krama pengempon pura. Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar serta membawa kerahayuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Koster mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan adat, agama, dan budaya tidak hanya untuk memenuhi undangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mesimakrama, menyerap aspirasi, serta mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di berbagai wilayah Bali.

Menurutnya, perjalanan menuju lokasi kegiatan turut memberikan kesempatan untuk melihat potensi dan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, tegalan, kerajinan, hingga kegiatan perekonomian warga.

Baca Juga:  Tak Hanya Destinasi Wisata, Gubernur Koster Dorong Bali Menjadi Gerbang Ekspor Produk Indonesia

“Hadir dalam undangan ini membuat saya secara tidak langsung bisa melihat bagaimana pertanian, tegalan, kerajinan, hingga ekonomi masyarakat yang saya lewati dalam perjalanan menuju ke sini,” ungkap Koster.

Ia mengakui, padatnya agenda pemerintahan membuat dirinya belum dapat memenuhi seluruh undangan kegiatan adat, agama, budaya, maupun kemasyarakatan. Saat ini, sebagian besar waktu dan perhatiannya dicurahkan untuk mengawal berbagai program pembangunan strategis Bali agar berjalan sesuai perencanaan.

Meski demikian, Koster menegaskan bahwa komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Ia berupaya memprioritaskan kunjungan ke wilayah-wilayah yang belum pernah didatanginya secara langsung.

“Untuk daerah-daerah yang belum pernah saya kunjungi, saya selalu upayakan untuk hadir. Karena saya juga berprinsip harus bisa bertatap muka langsung dengan warga Bali,” ujarnya.

Koster juga menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan masa jabatan yang dipercayakan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Fokusnya adalah mengawal pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Bali dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Bali Resmikan Bale Kertha Adhyaksa, Dorong Penyelesaian Masalah Hukum di Tingkat Desa

“Masa jabatan saya tidak panjang. Saya fokus manfaatkan sisa jabatan yang diamanahkan warga Bali ini untuk benar-benar membangun Bali, agar program-program yang saya rencanakan bisa terwujud dengan sukses, bisa bermanfaat untuk membangun Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Kelihan Dadia Gelgel Aan Manikaji, Made Kuat, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur Bali dalam pelaksanaan karya tersebut. Menurutnya, kehadiran Koster merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kehidupan adat, agama, dan budaya masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangli.

Made Kuat menjelaskan, Dadia Gelgel Aan Manikaji beranggotakan 120 kepala keluarga (KK). Rangkaian karya telah dimulai sejak Agustus 2026, dengan puncak karya dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Adapun upacara Penyineban dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.

“Atas nama seluruh anggota dadia, kami sampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur dalam pelaksanaan karya ini,” ujar Made Kuat.

Dalam kesempatan yang sama, Koster turut menyampaikan perkembangan penanganan kendala distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Bali selama sepekan terakhir. Ia memastikan stok BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali dalam kondisi aman berdasarkan informasi ketersediaan pasokan yang diterimanya.

Baca Juga:  HUT ke-68 Provinsi Bali, Gubernur Koster Tekankan Ketulusan dan Integritas dalam Pelayanan

Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Koster, terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran BBM dari fasilitas penyimpanan menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini menjadi prioritas agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Menurut Koster, upaya percepatan distribusi mulai menunjukkan perkembangan positif. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU, terutama di wilayah Denpasar dan Badung, dilaporkan mulai berkurang dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Meski demikian, pemerintah bersama Pertamina dan pihak terkait terus mengawal pemulihan distribusi agar penyaluran BBM semakin lancar dan merata.

Koster juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Masyarakat diharapkan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan serta tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina dan pihak terkait terus mengupayakan percepatan pemulihan distribusi agar pelayanan BBM kepada masyarakat dapat kembali berjalan optimal.(yud/updatebali)