Tak Hanya Bersih-Bersih, Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu Bangun Kesadaran Kelola Sampah

0
13
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu kembali mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan Hutan Bakau Sidakarya bersama Sungai Watch dan relawan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu kembali mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan Hutan Bakau Sidakarya bersama Sungai Watch dan relawan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sumber foto : Humas Pemprov Bali/updatebali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu kembali dilaksanakan serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Di Desa Sidakarya, Kota Denpasar, kegiatan dipusatkan di kawasan Hutan Bakau Pantai Sidakarya dengan melibatkan TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, TP PKK Desa Sidakarya, TP Posyandu Provinsi Bali, TP Posyandu Kota Denpasar, Sungai Watch, masyarakat, serta relawan.

Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilaksanakan secara rutin setiap Minggu pertama setiap bulan dengan mengajak masyarakat membersihkan lingkungan rumah dan sekitarnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda bersih-bersih, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran sekaligus membentuk kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya Apresiasi Gotong-Royong dalam Uleman Karya Yadnya di Tiga Desa

Monitoring dan evaluasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dilakukan secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Langkah tersebut bertujuan memastikan gerakan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi kebiasaan yang memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, interaksi sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Manajer Lapangan Sungai Watch, Made Dwi Bagiasa, mengapresiasi kolaborasi dalam kegiatan yang berlangsung di Sidakarya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kolaborasi perdana Sungai Watch bersama TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali serta Kota Denpasar dalam membersihkan aliran sungai di kawasan pesisir Kota Denpasar.

Baca Juga:  Semarakkan Saraswati, Rumah Kebangsaan Satyam Evam Jayate Gelar Ngelawar dan Lomba Penjor hingga Gebogan

“Harapannya ke depan tidak hanya bersih-bersih saja, tetapi bagaimana kita mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai karena semua akan bermuara ke pantai selatan kita,” ujar Made Dwi Bagiasa.

Ia menegaskan bahwa penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Sampah yang berasal dari permukiman maupun sungai berpotensi terbawa hingga kawasan pesisir dan laut. Karena itu, edukasi mengenai pengelolaan dan pengurangan sampah perlu dilakukan secara konsisten kepada seluruh lapisan masyarakat.

Made Dwi Bagiasa juga mengapresiasi keterlibatan Ketua TP PKK dan Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, dalam menggerakkan masyarakat, khususnya kader dan anggota PKK, untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Baca Juga:  Siswa SMAN 9 Denpasar Wakili Bali jadi Paskibraka Nasional

“Kita lihat semangat Ibu, Bunda Putri ini sebagai semangat untuk memobilisasi ibu-ibu PKK agar rutin membersihkan lingkungan di sekitarnya. Bagaimanapun juga, kita harus bijak memperlakukan sampah,” ungkapnya.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, TP PKK Provinsi Bali terus mendorong budaya bersih dan semangat gotong royong agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Gerakan tersebut dimulai dari lingkup terkecil, yakni telajakan dan lingkungan rumah masing-masing, kemudian meluas hingga ruang publik yang digunakan bersama.(yud/updatebali)