Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Produk Badung, Kerajinan Lokal Raup Penjualan Belasan Juta

0
24
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Produk Badung, Kerajinan Lokal Raup Penjualan Belasan Juta
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Produk Badung, Kerajinan Lokal Raup Penjualan Belasan Juta. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Ketua Dekranasda Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, turut hadir dalam pembukaan Kriyanusa 2026, Pameran Kerajinan Nusantara, yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin 28 September 2026.

Mengangkat tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, kegiatan tersebut menjadi ajang yang menampilkan beragam karya kerajinan Nusantara.

Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 stan dari 257 peserta dari berbagai daerah, termasuk kementerian, Dekranasda daerah, yayasan, hingga pelaku kuliner. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kerajinan Nusantara menuju pasar nasional dan global.

Acara turut dihadiri Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Karnavian, Ketua Pelaksana Kriyanusa 2026 Ibu Ayu Heni Rosan, serta Ibu-Ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) Merah Putih.

Baca Juga:  Langgar Aturan Jualan, Satpol PP Buleleng Tertibkan PKL

Dalam keikutsertaan ini, Dekranasda Badung menampilkan beragam produk kerajinan unggulan daerah yang mengedepankan kreativitas serta nilai budaya Bali. Antusiasme pengunjung sangat tinggi, tercermin dari capaian penjualan yang menunjukkan tren positif. Pada hari pertama, penjualan tercatat mencapai Rp 11 juta, lalu Rp 9 juta pada hari kedua, dan meningkat menjadi Rp 12 juta pada hari ketiga.

“Astungkara, tingkat penjualan produk kerajinan kita dari hari pertama hingga sekarang menunjukkan peningkatan yang baik. Hal ini membuktikan bahwa minat belanja masyarakat terhadap produk-produk khas Kabupaten Badung sangat luar biasa, meskipun di tengah situasi ekonomi saat ini,” ujar Rasniathi Adi Arnawa.

Baca Juga:  Pasangan Prabowo-Puan Siap Bersaing dengan Kandidat Lainnya di Pemilu 2024

Selain pameran, Kriyanusa 2026 juga diisi peragaan busana yang diikuti oleh para Ketua Dekranasda se-Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Badung turut ambil bagian dengan menampilkan busana casual berbahan kain tenun tradisional khas daerah. Menurut Rasniathi, ajang ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan produk unggulan daerah yang memiliki karakter serta nilai budaya kuat.

“Melalui pameran dan fashion show ini, kita dapat memperkenalkan produk-produk unggulan daerah yang sarat akan ciri khas dan nilai budaya. Produk-produk kerajinan serta tenunan dari Bali, khususnya Badung, sangat digemari oleh pengunjung,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rasniathi menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya dalam meningkatkan kualitas, inovasi, desain, serta daya saing produk. Dekranasda Badung siap menindaklanjuti arahan Dekranasda Provinsi Bali untuk terus mendorong perajin agar mampu berinovasi tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

Baca Juga:  Bareskrim Perpanjang Masa Penahanan Doni Salmanan

“Kami berharap seluruh Kabupaten/Kota di Bali dapat terus aktif berpartisipasi dalam ajang Kriyanusa maupun pameran besar lainnya seperti Inacraft. Kami juga bangga beberapa produk kerajinan kita terpilih untuk diikutsertakan dalam perlombaan, dan berharap produk karya perajin Badung bisa meraih hasil terbaik,” pungkasnya.

Melalui Kriyanusa 2026, Dekranasda Badung terus mendorong penguatan ekosistem kerajinan daerah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk karya perajin Badung untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional.(den/updatebali)