
UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Ketua GOW Kabupaten Badung sekaligus Agen Kerukunan FKUB Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, mengajak kaum perempuan untuk berperan sebagai penggerak keharmonisan guna menjaga keamanan wilayah Badung sebagai destinasi pariwisata dunia.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber utama dalam Women’s Seminar 2026 bertema “Smart, Holy & Impactful” di Gereja Elim Tabernakel Kerobokan Kelod, Sabtu, 26 September 2026.
Dalam materi bertajuk “Perempuan sebagai Jembatan di Tengah Keberagaman”, Yunita Alit Sucipta menekankan bahwa keberagaman latar belakang merupakan kekayaan yang perlu disikapi secara bijak, mulai dari lingkungan terkecil.
“Perbedaan bukanlah untuk dipisahkan, melainkan untuk saling melengkapi. Berbeda untuk saling mengenal, bersama untuk saling menguatkan. Nilai-nilai toleransi ini harus tetap kita junjung tinggi karena keamanan dan kenyamanan warga serta wisatawan adalah modal utama pariwisata yang menjadi sumber PAD Badung,” tegasnya.
Seminar yang diinisiasi Bidang Wanita MPUK Badung, PGPI Provinsi Bali, dan PWKI Kabupaten Badung tersebut dibuka oleh Ketua MPUK Badung sekaligus Ketua PGPI Bali, Pendeta Jonathan Soeharto. Ia mengajak perempuan Kristen untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persaudaraan dan kedamaian antarumat beragama di Badung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PUSPA Badung Nyonya Ayu Parwata serta Kabid Ketahanan Ekonomi dan Keagamaan Kesbangpol Badung Ni Putu Eka Rastuti sebagai pembicara.(den/updatebali)


