Desa Pengambengan Jembrana Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Desa Cantik 2026

0
34
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Perbekel Pengambengan Kamaruzzaman menerima penghargaan Desa Cantik terbaik tingkat nasional 2026 dari BPS RI.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Perbekel Pengambengan Kamaruzzaman menerima penghargaan Desa Cantik terbaik tingkat nasional 2026 dari BPS RI. Sumber foto : Humas Jembrana/updatebali

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional. Desa pesisir tersebut dinobatkan sebagai salah satu dari 12 Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional dalam kategori Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026.

Atas pencapaian tersebut, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Perbekel Desa Pengambengan Kamaruzzaman menerima langsung penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia dalam acara Anugerah Hari Statistik Nasional yang berlangsung di The Grand Platinum, Jakarta, Sabtu, 26 September 2026.

Baca Juga:  Rembuk Stunting 2025, Wabup Supriatna Tegaskan Prioritas Pemkab Buleleng Atasi Masalah Gizi Anak

Penghargaan diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Pemerintah Desa Pengambengan dalam mengoptimalkan tata kelola data statistik berbasis desa.

Dari ribuan desa di seluruh Indonesia, Desa Pengambengan berhasil masuk dalam jajaran 12 desa terbaik berkat inovasi dalam pengumpulan, pengolahan, serta pemanfaatan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.

Usai menerima penghargaan, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan kebanggaan sekaligus apresiasi kepada Pemerintah Desa Pengambengan, BPS Kabupaten Jembrana, serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi.

Baca Juga:  Bunda Rai Beri Dukungan Langsung Duta Tabanan di Ajang HKG PKK Provinsi Bali 2026

“Ini adalah bukti nyata bahwa komitmen kita membangun dari desa dengan data yang presisi diakui di tingkat nasional. Pembangunan yang tepat sasaran harus berpatokan pada data yang valid dari level terdepan, yaitu desa,” ujar Bupati Kembang.

Ia menambahkan, pencapaian tersebut menjadi modal bagi Kabupaten Jembrana untuk terus memperluas program digitalisasi dan literasi data ke desa-desa lainnya.

“Keberhasilan Desa Pengambengan ini kami harapkan menjadi contoh bagi seluruh desa dan kelurahan di Jembrana. Jika semua desa memiliki data statistik yang kuat, kebijakan daerah untuk penanggulangan kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat akan jauh lebih efektif dan transparan,” tegasnya.

Baca Juga:  Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Ajang Lahirnya Generasi Baru Undagi Bali

Program Desa Cantik merupakan inisiatif BPS yang bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam mengelola data sektoral. Desa Pengambengan dinilai unggul dalam integrasi data statistik digital, keterbukaan informasi publik, serta pemanfaatan data statistik untuk memetakan potensi ekonomi kelautan dan perikanan masyarakat setempat.(yud/updatebali)