
UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Ruang Mahottama Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Rabu, 9 September 2026.
Rakor dihadiri Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kota Denpasar IGN Eddy Mulya selaku moderator, Kelompok Ahli, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Perumda di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Dalam arahannya, Jaya Negara menegaskan bahwa rakor menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus melakukan evaluasi bersama. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
“Rakor ini menjadi momentum untuk melihat kembali apa yang sudah kita laksanakan, apa yang sudah dicapai, dan apa yang masih perlu kita tingkatkan. Seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama untuk memastikan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Jaya Negara.
Ia juga meminta seluruh jajaran perangkat daerah terus meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program. Setiap kebijakan maupun kegiatan yang dijalankan diharapkan tetap berorientasi pada hasil serta kebutuhan masyarakat.
Dalam rakor tersebut turut dipaparkan dan dievaluasi capaian makro pembangunan Kota Denpasar, termasuk perkembangan sejumlah indikator pembangunan daerah.
Pembahasan juga mencakup capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Denpasar.
Selain itu, rakor membahas perkembangan 33 program prioritas Pemerintah Kota Denpasar beserta capaian masing-masing program. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh program prioritas berjalan sesuai target, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Jaya Negara turut mengingatkan para pimpinan OPD dan Perumda agar pelaksanaan program tidak hanya berfokus pada penyelesaian kegiatan. Kualitas hasil serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat juga harus menjadi perhatian.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana program dilaksanakan, tetapi bagaimana hasilnya dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap program harus terus dievaluasi, diperbaiki, dan disinergikan agar target pembangunan Kota Denpasar dapat tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa turut menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarperangkat daerah. Sinergi dan kolaborasi dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat konsolidasi internal dan mengevaluasi capaian kinerja, sekaligus menyiapkan langkah tindak lanjut terhadap berbagai program pembangunan.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemkot Denpasar untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif, responsif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Rakor diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh jajaran Pemkot Denpasar dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
Selain itu, pelaksanaan 33 program prioritas diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.(per/updatebali)


