Festacation 1.0 Berakhir Meriah, Tabanan Kian Mantap Jadi “Titik Kumpul” Event dan Komunitas

0
262
Penutupan Festacation 1.0 di Taman Bung Karno Tabanan berlangsung meriah dengan parade budaya, musik, dan ramainya UMKM yang turut menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.
Penutupan Festacation 1.0 di Taman Bung Karno Tabanan berlangsung meriah dengan parade budaya, musik, dan ramainya UMKM yang turut menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Sumber foto : Humas Tabanan/updatebali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Gemuruh musik, parade budaya, serta aktivitas pelaku usaha lokal mewarnai penutupan Festacation 1.0 (Festival Musik dan Parade Budaya Generasi Muda di Kabupaten Tabanan), Minggu, 30 Agustus 2026.

Festival yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, di Panggung Garuda Wisnu Singasana – Taman Bung Karno Tabanan ini menjadi ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi UMKM Tabanan.

Festacation 1.0 tahun 2026 memadukan parade budaya dengan hiburan musik kekinian. Sejumlah penampilan turut memeriahkan festival, mulai dari Barong The Pig Black dari Desa Dajan Peken, Sekha Barong Bedik dari Desa Delod Peken, hingga band nasional seperti Kangen Band, For Revenge, Rocket Rockers, dan Stand Here Alone. Lolot serta sejumlah musisi lokal juga ikut tampil.

Baca Juga:  Program Gemar Ikan Digelar di Mengwi, Dorong Perbaikan Gizi dan Pencegahan Stunting

Kehadiran komunitas dan generasi muda turut membuat suasana festival semakin semarak. Aktivitas tersebut juga menggerakkan ekonomi kreatif dengan ramainya tenant UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Penutupan Festacation 1.0 dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan. Di hadapan ribuan generasi muda yang memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana, Wabup Dirga menyapa penonton dengan candaan khasnya.

“Bagi adik-adik yang mencari pasangan dan yang tidak membawa pasangan, semoga galaunya tersampaikan untuk malam hari ini. Terima kasih dan selamat malam!,” ujarnya disambut antusias penonton.

Wabup Dirga juga menyampaikan pesan Bupati Tabanan agar Tabanan terus dikembangkan sebagai “titik kumpul” berbagai event dan komunitas. Selain itu, Tabanan diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Tanah Lot Art and Food Festival VII Ditutup, Wabup Dirga Tekankan Pelestarian Budaya dan Laut

Dampak kegiatan turut dirasakan para pelaku UMKM. Kabyah, pelaku UMKM Babi Kecap, mengatakan tingginya kunjungan selama Festacation memberikan pengaruh positif terhadap pemasukan sekaligus membuka kesempatan bagi anak muda untuk mengembangkan usaha di daerahnya sendiri.

“Kegiatan ini berdampak sangat banyak pada UMKM. Selain membuktikan anak-anak muda bisa berjualan di wilayahnya sendiri, dampaknya bagi kami sangat bagus, bisa meningkatkan pemasukan dan ekonomi,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ade, pemilik Sate Babi Nang Oman. Ia melihat antusiasme pengunjung pada hari kedua semakin tinggi dibandingkan hari pertama.

“Hari pertama animonya sangat bagus, ternyata hari kedua lebih baik lagi. Untuk UMKM saya lihat semakin berkembang dan sangat ramai di hari kedua. Semoga event ini setiap tahunnya dilaksanakan, karena dapat menjadi awal bertumbuhnya UMKM dan perputaran ekonomi di masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Bahas Pengembangan UMKM dan Fasilitas Perizinan Usaha, Wabup Suiasa Hadiri Rakor Kadin

Antusiasme terhadap Festacation 1.0 juga dirasakan Ria, warga Batubulan. Ia mengaku menikmati suasana festival sekaligus melihat perkembangan Tabanan sebagai lokasi berbagai kegiatan.

“Saya dari Batubulan, ke sini lumayan jauh dan memang pemesanan tiket sudah dari jauh hari. Kesannya di sini happy. Harapannya ke depan lebih banyak lagi ragam makanan dan tenant-nya. Tabanan sebagai titik kumpul aman, parkirannya juga luas dan aman. Saya kagum dengan banyaknya perkembangan di Tabanan, bahkan saya yang dari luar saja kagum. Semoga Tabanan semakin berkembang lagi,” ujarnya.(den/updatebali)