Wabup Supriatna Ajak BUMDesa di Buleleng Perkuat Inovasi dan Tata Kelola Usaha

0
76
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mendorong pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang lebih profesional dan adaptif guna memperkuat perekonomian desa.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mendorong pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang lebih profesional dan adaptif guna memperkuat perekonomian desa. Sumber foto: Humas Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mendorong pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang lebih profesional dan adaptif guna memperkuat perekonomian desa.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Family Gathering Forum Komunikasi BUMDesa Kabupaten Buleleng bertema “Mastery of Village Menuju Bumdesa yang Tangguh” di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Sabtu 9 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang penguatan kapasitas bagi para pengelola BUMDesa se-Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya, Wabup Supriatna mengapresiasi terselenggaranya forum tersebut karena dinilai mampu mempererat hubungan dan membangun kolaborasi antar pengelola BUMDesa di daerah.

Baca Juga:  Berbagi Pengalaman, Bapas Karangasem Menjadi Daya Tarik Studi Tiru

Menurutnya, keberadaan BUMDesa memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, terutama melalui pengembangan potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah.

“BUMDesa harus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu memanfaatkan potensi lokal secara maksimal. Dengan pengelolaan yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan, saya yakin BUMDesa di Buleleng akan semakin maju dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” ujar Wabup Supriatna.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya memperkuat pengembangan BUMDesa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta mendorong lahirnya inovasi usaha yang berbasis potensi desa.

Baca Juga:  Pura-pura Tukar Uang, WNA Iran Gondol Rp13 Juta Milik Warga Pancasari

Selain itu, menurutnya sinergi antar desa juga menjadi faktor penting agar pengembangan usaha desa dapat berjalan lebih optimal dan memiliki daya saing.

Wabup Supriatna turut mengajak seluruh pengurus dan pengelola BUMDesa untuk terus meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan usaha serta menerapkan tata kelola yang sehat dan akuntabel.

Dengan pengelolaan yang baik, BUMDesa diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan desa, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  Singa Kren Fest Buleleng Ramai Pengunjung, Perputaran UMKM Tembus Rp375 Juta

“Melalui forum seperti ini saya berharap lahir ide-ide baru, inovasi baru, dan kerja sama yang semakin kuat antar BUMDesa sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa di Kabupaten Buleleng,” tambahnya.

Kegiatan Family Gathering tersebut juga diisi dengan diskusi, penguatan jejaring antarpengelola BUMDesa, serta berbagai aktivitas kebersamaan yang bertujuan membangun soliditas dalam mendukung kemajuan ekonomi desa di Buleleng.(adv/ub)