Sumitra Luxury Villas & Resort by Pramana, Hadirkan Villa Eksklusif dengan Pemandangan Menawan

0
239
Sumitra Luxury Villas & Resort by Pramana menggelar kegiatan bertajuk “Up Close & Personal with Sumitra” melalui sebuah intimate media gathering, Jumat, 17 April 2026.
Sumitra Luxury Villas & Resort by Pramana menggelar kegiatan bertajuk “Up Close & Personal with Sumitra” melalui sebuah intimate media gathering, Jumat, 17 April 2026. Suber foto: den/ub

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sumitra Luxury Villas & Resort by Pramana menggelar kegiatan bertajuk “Up Close & Personal with Sumitra” melalui sebuah intimate media gathering, Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan identitas, filosofi, serta pengalaman menginap yang ditawarkan resort tersebut kepada kalangan media.

Mengusung konsep kehangatan dan koneksi, acara ini menghadirkan pengalaman langsung bagi peserta untuk merasakan esensi Sumitra sebagai luxury beachfront resort di kawasan Sanur. Nama “Sumitra” yang berasal dari bahasa Sanskerta bermakna “sahabat baik”, mencerminkan pendekatan layanan yang mengedepankan keramahan dan sentuhan personal kepada setiap tamu.

Terletak di sepanjang garis pantai Sanur, resort ini menawarkan suasana coastal sanctuary dengan hamparan pasir putih dan panorama laut yang tenang. Konsep tersebut dipadukan dengan filosofi Infusing Luxury into Tradition yang menggabungkan kemewahan modern dengan nilai budaya Bali, berlandaskan prinsip Tri Hita Karana.

Resort Manager IGNP Yudy Suardana menjelaskan bahwa Sumitra mulai dikembangkan pada 2023 dengan tujuh unit private villa, sebelum akhirnya melakukan ekspansi dan resmi beroperasi sebagai resort pada pertengahan 2025 dengan total 63 kamar.

Baca Juga:  Miris, Remaja di Buleleng Diperkosa di Penginapan

“Sumitra ini berdiri di tahun 2023 dimana dari fase pertama pengembangannya kita mendirikan 7 buah private luxury villa yang mana kemudian seiring berjalan waktu bisnis sangat baik sehingga dari sisi owner ingin melakukan ekspansi terkait properti ini dan di akhir tahun 2025 kemarin, mulai bulan Juli kita berhasil untuk opening resort kita dimana total room yang kita miliki sekarang sejumlah 63 kamar,” ujarnya.

Sumitra menawarkan beragam tipe akomodasi, mulai dari luxury suite, grand suite, hingga villa satu dan dua kamar, termasuk sky villa dan presidential suite. Fasilitas pendukung yang tersedia antara lain restoran, spa, kids club, pusat kebugaran, serta layanan personal butler untuk setiap tamu.

Salah satu daya tarik utama yang diunggulkan adalah fasilitas lazy river yang diklaim menjadi satu-satunya di kawasan Sanur.

Baca Juga:  Hadiri Pembukaan Bali Spirit Festival, Wagub Cok Ace Harapkan Festival Bisa Dukung Wellness Tourism

“Unique selling point kita selain dari room, kemudian fasilitas kita juga memiliki lazy river yang mana mungkin satu-satunya lazy river yang ada di kawasan Sanur yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan baik itu pengunjung dari overseas dan juga domestik,” katanya.

Selain fasilitas, Sumitra juga menghadirkan berbagai pengalaman khusus seperti akses langsung ke pantai, layanan personal, hingga aktivitas rekreasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang menyatu dengan alam.

Dari sisi kinerja, tingkat hunian resort pada kuartal pertama 2026 tercatat positif dengan rata-rata okupansi mencapai 80 persen dan melampaui target.

“Untuk okupansi di quarter 1 ini Januari sampai Maret itu kita exceed the budget rata-rata itu di angka 80 persen which is kondisinya sangat baik walaupun di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu saat ini namun syukurnya market yang kita berhasil grab itu masih positif,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Tumpek Landep, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan

Komposisi tamu didominasi wisatawan mancanegara sekitar 80 persen, dengan Australia sebagai pasar utama, disusul Korea Selatan, Eropa, Jepang, serta Timur Tengah.

Selain fokus pada pelayanan, pengelolaan lingkungan juga menjadi perhatian pihak manajemen. Sistem pengelolaan sampah berbasis sumber telah diterapkan, termasuk pemanfaatan maggot untuk mengolah limbah organik.

“Untuk sampah kebetulan di Sumitra kita sudah terapkan beberapa pengelolaan sampah yang berbasis dari sumber sesuai dengan arahan dari pemerintah bahwa sampah harus dipilah berdasarkan dari sumbernya,” ujarnya.

Ke depan, manajemen Sumitra optimistis dapat terus berkembang dan menargetkan menjadi salah satu properti unggulan di Sanur, seiring rencana pengembangan fasilitas tambahan pada 2027.

“Harapan kami dari Sumitra tentunya sebagai properti baru yang berada di Sanur kami ingin mencoba menjadi market leader disini dengan mencoba offering unique selling point yang kami punya,” tutupnya.(den/ub)