UPDATEBALI.com, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri prosesi Puncak Karya Atma Wedana, Sakapan Nilapati, dan Panileman Kinambulan di Pelaba Pura Dalem Kahyangan Umadui, Desa Adat Kerobokan, Desa Padangsambian Kelod, Senin, 22 September 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut ngajum sekah sebagai bentuk sradha bhakti sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan upacara yadnya yang sarat makna religius.
Hadir pula Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, Anggota DPRD Kota Denpasar, Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Jero Bendesa Adat Kerobokan, Perbekel Padangsambian Kelod I Gede Wijaya Saputra, para tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Wawali Arya Wibawa mengapresiasi semangat gotong royong krama Desa Adat Kerobokan dalam menyiapkan dan melaksanakan karya.
“Upacara seperti ini bukan hanya wujud bakti kita kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan dan gotong royong masyarakat. Semoga karya ini berjalan lancar dan membawa kerahayuan bagi kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Pemucuk Karya I Made Sukerata menjelaskan bahwa rangkaian upacara diikuti 81 pamilet, terdiri dari 69 pamilet Atma Wedana dan 12 pamilet Manilapati.
Rangkaian telah dimulai sejak 14 September dengan mapauning karya, dilanjutkan prosesi ngangget dot beringin pada 21 September.
Puncak karya jatuh pada Soma Paing Ukir, 22 September 2025, diawali dengan ngajum sekah, mlaspas sekah, ngadegang Bhatara Lingga, dan ditutup dengan upacara nganyud di Segara Kayu Aya pada sore harinya.
I Made Sukerata menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk DPRD Provinsi Bali, Pemkot Denpasar, dan khususnya Wakil Wali Kota Denpasar atas dukungan sehingga karya dapat terlaksana dengan lancar dan penuh kebersamaan.(per/ub)





