UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Sebanyak 36 warga miskin di Klungkung, Bali, telah memulai proses persiapan untuk menempati bangunan rumah deret yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial. Rumah-rumah ini terletak di Desa Sulang, Kecamatan Dawan, dan menjadi harapan bagi warga miskin yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memiliki tempat tinggal yang layak.
Program rumah deret dari Kemensos ini menjadi satu-satunya di Bali dan telah mendapatkan apresiasi dari anggota DPRD Klungkung, I Nengah Mudiana. Ia mengungkapkan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam merealisasikan impian warga miskin untuk memiliki rumah yang layak.
Namun, Nengah Mudiana juga menyampaikan bahwa awalnya Pemkab Klungkung mengusulkan 65 Kepala Keluarga (KK) miskin untuk mendapatkan rumah deret ini. Namun, hingga saat ini, baru 36 KK yang dapat direalisasikan. Sisanya diharapkan akan menjadi prioritas ke depannya, dan hal ini perlu dikomunikasikan dengan Kementerian Sosial.
Nengah Mudiana juga mengusulkan bahwa rumah deret ini bisa dibangun secara bertahap oleh pemerintah kabupaten, sehingga jumlah rumah deret yang dibangun sesuai dengan usulan awal dan menghindari polemik di kemudian hari.
Selain itu, kehadiran puluhan KK yang akan menempati rumah deret ini juga akan mempengaruhi masalah sanitasi dan lingkungan. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Klungkung diharapkan dapat memberikan solusi terkait pengelolaan sampah di rumah deret tersebut, seperti menyediakan mobil yang secara berkala mengangkut sampah dari rumah deret untuk dikelola di Tempat Pembuangan Sampah 3R (TPS3R) atau Tempat Olah Sampah Secara Sistematis (TOSS).
Selain masalah infrastruktur, konsep pemerdayaan juga menjadi fokus. Menteri Sosial telah memberikan saran-saran terkait pemerdayaan kepada warga yang akan tinggal di rumah deret ini, mulai dari berjualan canang, beternak ayam petelur, hingga beternak babi.
I Nengah Mudiana menekankan pentingnya pendampingan dan pengawalan dari Pemerintah Daerah dalam mewujudkan konsep pemerdayaan ini. Hal ini perlu berkelanjutan sehingga warga yang tinggal di rumah deret tidak hanya menempati rumah gratis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan lepas dari garis kemiskinan.
Bantuan rumah deret di Desa Sulang diresmikan langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra pada Senin, 23 Oktober 2023. Tri Rismaharini menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan rumah yang layak huni kepada warga miskin, tetapi juga memberikan pemerdayaan yang dapat meningkatkan pendapatan mereka secara berkala. (tra/ub)





