motor listrik sayan
Penyerahan Motor Listrik di Desa Sayan. sumber foto : istimewa

UPDATEBALI.com, GIANYAR – Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar mendapatkan motor listrik dari VIAJE Indonesia sebanyak 3 unit untuk dites drive. Motor listrik itu juga diberikan kepada pecalang di Desa Adat Sayan dan Desa Adat Penestanan untuk patroli saat hari suci Nyepi pada 3 Maret 2022.

Selain mendorong Green Recovery Bali, itu sebagai langkah mendukung implementasi Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Hal itu diungkapkan oleh Perbekel Desa Sayan, Made Andika, Sabtu (26/2).

Dia menyampaikan, motor listrik itu merupakan hasil kerjasama dengan VIAJE Indonesia. “Penyerahan motor listrik ini kerjasama Desa Sayan dengan VIAJE Indonesia kepada Desa Adat Sayan dan Desa Adat Penestanan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Andika mengaku motor ramah lingkungan tersebut nantinya dapat digunakan patroli saat Nyepi. Bukan saja di Desa Adat Sayan, namun termasuk di Desa Adat Penestanan. “Uji coba, dan bisa digunakan oleh Pecalang Desa Adat untuk patroli saat Nyepi,” imbuh Andika.

BACA JUGA  Putri Sugihartini: Mengenal Budaya Internasional Melalui Program IISMA

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan sebelum diserahkan, pihaknya diberikan cara pengoperasiannya. Meski pemakaiannya sama seperti motor pada umumnya, namun untuk indikatornya sedikit berbeda. Sebab menggunakan baterai yang dapat dicas, bukan bahan bakar minyak.

Penyerahan kendaraan listrik ini dilakukan menjelang Hari Raya Nyepi, 3 Maret 2022 mendatang. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menunjukkan manfaat kendaraan listrik. Juga relevansi yang positif dengan nilai adat dan budaya yang ada di Bali.

“Serta yang paling penting adalah untuk mendukung implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Kendaraan listrik memiliki keunggulan seperti rendah karbon dan tanpa suara,” kata Andika.

Dia menambahkan, jika dipadukan dengan sumber energi terbarukan, bentuk transportasi ini bisa memberikan dampak positif pada lingkungan. Penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan ini sangat relevan dengan masyarakat Bali, memahami pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan alam.

BACA JUGA  Presiden Targetkan 150 ribu Peserta Magang Kampus Merdeka pada 2022

Selain itu, inisiatif penggunaan kendaraan listrik juga merupakan upaya untuk mendorong ekonomi hijau. Dimana pertumbuhan ekonomi diharapkan berimbang dengan pelestarian lingkungan.

“Uji coba ini akan sampai Bulan Maret 2022 Sementara harganya supaya dapat dimiliki pribadi seharga Rp 16 Juta Membelinya bisa di online marketplace atau EV Studio Denpasar dan Electricwheels di Jl Antasura, begitu juga dengan service maupun sperpartnya bisa didapatkan di lokasi pembelian,” imbuh perbekel Sarjana Komputer ini. (den/ub)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini