Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya saat meninjau lokasi isolasi terpusat di salah satu hotel di Sanur, Sabtu (14/8) usai pelaksanaan Rapat.(ist)

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara langsung mengambil langkah cepat guna menindaklanjuti arahan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Mendagri, Tito Karnavian dan Menkes, Budi Gunadi Sadikin berkaitan dengan pelaksanaan Isolasi Terpusat (Isoter). Usai pelaksanaan apel peringatan Hari Jadi Provinsi Bali di Kantor Walikota Denpasar pada Sabtu (14/8), Walikota Jaya Negara langsung menggelar rapat bersama Forkopimda Kota Denpasar guna membahas pelaksanaan Isolasi terpusat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Dandim 1611 Badung. Kolonel Inf. I Made Alit Yudana, Kajari Denpasar, Yuliana Sagala, Perwakilan Pengadilan Negeri Denpasar, serta Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya.

Tak hanya itu, usai pelaksanaan Rapat, Walikota asal Kelurahan Penatih ini langsung turun lapangan guna meninjau kesiapan penambahan lokasi Isolasi Terpusat di Inna Grand Bali Beach, Sanur.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara yang didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai mengatakan, sesuai arahan Menko Marvest, Mendagri dan Menkes RI saat kunjungan kerja di Provinsi Bali beberapa waktu lalu, Pelaksanaan Isoter diyakini efektif dalam mendukung pencegahan penularan Covid-19 di dalam rumah atau keluarga. Hal ini juga dianggap efektif dalam mencegah melonjaknya kasus harian.

BACA JUGA  Ketua YKI Bangli Pantau Kegiatan Deteksi IVA di Puskesmas Susut Satu dan Dua

“Jadi atas arahan diatas maka kami bersama Forkopimda menggelar rapat kordinasi untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan isolasi terpusat bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi positif Covid-19,” jelasnya

Hal ini secara teknis membahas pola dan alur pelaksanaan isolasi terpusat. Sehingga nantinya begitu ada masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 dengan rujukan pelaksanaan isolasi mandiri, maka secepatnya dapat dibawa ke lokasi isolasi terpusat Kota Denpasar.

Tak hanya itu, Jaya Negara mangatakan bahwa Pemkot Denpasar telah menambah lokasi Isolasi Terpusat.

“Yang terbaru salah satu hotel di Sanur dengan kapasitas 350 tempat tidur, dan Asrama BPSDM di Sesetan, sebelumnya juga sudah ada di Kota Denpasar, mulai dari Bapelkesmas Provinsi Bali, LPMP, 1 Hotel di jalan Veteran,  1 Hotel di Kuta, 1 Hotel di Sidakarya, Wisma Werdhapura dan 1 Hotel di bilangan Ubung,” jelasnya

Tak berhenti sampai disana, pola 3 T yakni Test, Tracing dan Treatment juga terus digencarkan. Penambahan personel juga terus dioptimalkan. Bahkan untuk mendukung pelaksanaan tracing turut dilibatkan Kaling dan Kadus serta ASN Bapak Angkat untuk membantu input data di Desa/Kelurahan.

BACA JUGA  Waspada, Badai La Nina Diprediksi Terjadi Dari Bulan November - Februari

“Tadi kami sudah kuatkan kordinasi lagi, Pj. Sekda mengkordinir Dishub, Sat Pol PP dan BPBD untuk pelaksanaan isolasi terpusat, ketersediaan hotel, alur kordinasi serta akomodasi. Selanjutnya Asisten II bersama Dinas Sosial mengkordinir penyaluran sembako dan pangan,” jelasnya

“Selanjutnya untuk  Asisten III mengkordinir Tracing, Testing dan Tratment bersama Dinas Kesehatan dan DPMD. Dan untuk input data khusus ditangani Staf Ahli, Libtang dan Kominfo. Besar harapan kami kasus Covid-19 di Kota Denpasar dapat segera terkendali,” harap Jaya Negara. (UB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini