Pemkot Denpasar Berbagi Kasih Beri Sumbangan Makanan kepada Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar.(ist)

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar yang dipimpin langsung Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai turut berbagi kasih menyasar panti asuhan. Yang mana panti asuhan yang dituju kali ini yakni Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar, dengan memberikan bantuan berupa makanan siap santap yang diterima pengurus panti asuhan dan anak-anak Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar, Senin (2/8).

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan penyerahan bantuan kali ini menyasar Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar. Bantuan yang diserahkan kali ini berupa makanan nasi kotak yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan serta memberikan semangat bagi anak-anak dan pengurus panti asuhan dalam masa pandemi covid 19”, ujarnya.

Selebihnya Dewa Gede Rai mengajak seluruh masyarakat termasuk juga anak anak Panti Asuhan Tat Twam Asi, khususnya dalam masa pandemi covid-19 ini untuk tetap memperhatikan kesehatan serta kebersihan. Selain itu juga agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, dan cuci tangan dengan air mengalir sehingga bisa terhindar  dari paparan virus covid-19.

BACA JUGA  Tren Kesembuhan Pasien Melejit, Hari Ini 475 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh

“Dalam situasi pandemi ini dibutuhkan dukungan dari semua kalanngan untuk saling membantu masyarakat yang terdampak,  baik itu kebutuhan pokok maupun bantuan obat-obatan,” kata Dewa Gede Rai.

Sementara Pimpinan Panti Asuhan Tat Twam Asi, Ni Ketut Sri Dewi Aggreni mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memperhatikan dan membantu anak-anak panti, terutama bantuan makanan kali ini yang diberikan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar. “Besar harapan kami dengan penuh perhatian dari Pemkot Denpasar, berharap pandemi ini agar segera berakhir sehingga aktivitas dapat kembali normal seperti semula,” ucap Dewi Anggreni.(UB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini