Warung Bubuh Tagel Kuning Buka Sejak 1960. (UB)

UPDATEBALI.com, BANGLI – Bubur Bali (bubuh) adalah salah satu menu favorit untuk sarapan bagi masyarakat Bali khususnya bagi masyarakat pedesaan.

Salah satu warung bubuh tradisional yang dibuka sekitar tahun 1960-an ini berlokasi di Banjar Sidawa Desa Tamanbali, Bangli.

Dengan mempertahankan cita rasa yang khas, dan dengan proses memasak yang masih tradisional menggunakan tungku tanah dan kayu bakar, harganya pun masih sangat terjangkau hanya Rp2.000,- untuk 1 porsinya. Masyarakat setempat menyebut warung ini ‘Warung Mayan Tagel Kuning’.

Pemilik warung ‘Wayan Tagel Kuning’ mengatakan bahwa warung ini adalah satu-satunya warung tradisional warisan dari almarhum ibunya, yang sampai saat ini masih dipertahankan untuk mengais rejeki demi memenuhi kebutuhan sehari hari.

“Astungkara sampai saat ini masih diminati oleh masyarakat, semoga kami bisa mempertahankan warung ini dan selalu bisa melayani pelanggan dengan baik,” ucapnya.

BACA JUGA  Tim Yustisi Denpasar Tertibkan 40 Orang Pelanggar Prokes

Salah satu pelanggan warung Mayan Tagel Kuning,  I Made Midun Wiguna mengatakan, tyang dari dulu sudah berlangganan di warung ini, sejak masih duduk di bangku SD kurang lebih sudah 25 tahun.

“Sampai saat ini rasa buburnya tidak pernah berubah dan dagangnya juga ramah, selalu ramah dan tersenyum ketika kita berbelanja disini,” pungkasnya.(UB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini