Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami lonjakan pada Kamis (1/6). Dimana, berdasarkan data resmi kasus positif Covid-19 mengalami penambahan sebanyak 100 orang. Pun demikian, kasus sembuh bertambah sebanyak 25 orang dan 1 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia kembali bertambah 1 orang, kasus positif covid 19 hari ini melonjak di angka 100 orang dan Sembuh bertambah 25 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (30/6).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 15.922 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 14.900 orang  (93,58 persen), meninggal dunia sebanyak 357 orang (2,24 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  665 orang (4,18 persen).

Terkait seorang pasien dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, pasien merupakan seorang perempuan usia 52 tahun yang berdomisili di Desa Padangsambian Kelod.

BACA JUGA  RSUP Sanglah Kremasi 25 Jenazah Terlantar dari Tahun 2019

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

BACA JUGA  Wagub Cok Ace Harap Pasemetonan di Bali Sebagai Perekat Masyarakat dalam Bangun Kebudayaan Bali

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

 “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.(UB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini